Jinan kini duduk di kedai kopi yang ia jaga. Gadis itu kembali ke Korea karena telah dikuras habis hartanya oleh pria asing asal Amerika bernama Jonan. Dulu ia berpikir nama mereka yang hampir mirip itu akan membawa kebahagiaan yang abadi. Nyatanya, sama sekali tak seperti yang ia pikirkan. Hidup di luar negeri jauh dari sanak saudara. Membuat Jinan hampir gila. Apalagi Jonan sama sekali tak memberi kepastiannya. Jinan memimpikan berjalan di altar bersama pria yang nyatanya hanya menipu dirinya. Sedih dan menyesal tentu saja ia rasakan tapi, semua sudah terlambat bukan? Lalu rasanya kini menyesal jadi hal yang sia-sia saja. Karena itu kini, ia memilih kembali membawa kebangkrutan diri. Menahan malu pada kedua orangtuanya. Lalu yang terjadi kini? ia memilih bekerja di sebuah kedai kopi. Me

