Tiga puluh empat

1844 Words

Plaakk!!! Pukulan mendarat di kepala Minjun. Siapa lagi kalau bukan Jinan yang melakukannya. Membuyarkan lamunan laki-laki itu perihal kenikmatan yang ia rasakan. Ternyata hanyalah angan-angan saja. "Jinan! Ini sakit sekali," pekik Minjun kesal. "Berhenti mengkhayal yang aneh-aneh. Makan dengan benar. Aku tak akan melakukan hubungan s*x di rumahku." "Wae?" "Lihatlah keadaannya, kasurku yang tipis ini, lantai yang berisik akan sangat tak nyaman. Aku ingin melakukannya paling tidak di tempat tidur," sahut wanita itu menjabarkan alasannya tak ingin melakukan hubungan intim di rumahnya yang kecil. Minjun menggaruk kepalanya yang masih terasa sakit akibat pukulan Jinan. "Kalau begitu kita beli tempat tidur saja." Wanita yang tengah sibuk mengunyah itu kemudian menggeleng. Menatap Minjun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD