Vivi dan William duduk di teras keduanya nampak begitu bahagia. Vivi terus saja memainkan bucket bunga di tangannya. Ia senang sekali mendapatkan bunga itu dari William. "Sepertinya, bunga itu yang paling membuatmu bahagia?" William bertanya pada Vivi yang segera mengangguk. "Apa Ayahku memberitahumu Oppa?" "Hmm?" "Dandelion adalah bunga kesukaan mendiang ibuku. Ibuku meninggal saat aku masih kecil sekali. Aku beruntung karena ibu sambungku adalah orang yang sangat baik. Dan sangat menyayangiku. Reya juga tau hal ini, dia tau semua tentangku." Will hanya tersenyum. "Dia pasti akan bahagia sekali melihat ini semua." "Oppa, maaf aku tak bermaksud membuatmu bersedih." Will membelai lembut kekasihnya. "Aku tak bersedih. Aku juga merasa bahwa ia kini bersama kita, mungkin. Hanya saja tak

