Penuh harap Jnauar

1466 Words

"Napa sih?" Sesuatu yang terasa dingin mendarat di pundakku, membuat tubuhku gemetar kaget. Aku menatap ke sumber suara belakang ku, terlihat Januar si Paku hidup ya! Terlihat tajam, dapat melukai, rumah lu gak bakalan berdiri kokoh! Itulah definisi Januar di mataku, ia mampu menyakitiku kapan saja, sikap ku... ah kalian tau lah jawabannya. Aku menatapi nya aneh disertai sorotan mata yang ku pancarkan sedikit ku tekan nampak seperti memberi aba-aba kebingungan. namun tanpa paku tajam dan egois, tapi karena dia hidup "Suprise!!! Aku dari tadi nungguin kamu di dalem garasi, karena aku tau rumah kamu hari ini aman, so! Aku bisa ketemu kamu kapan aja" "Loh, ko kamu bisa tau sih?" Seru ku kebingungan, sambil menatapi betapa indahnya ia tersenyum "Kakak chat aku" "Ohh gitu ya?" "Hmm" "Iyaa" "T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD