Chapter 17

1015 Words

"Pantesan nggak heboh." Saras teringat akan ucapan Flora mengenai masalahnya dengan sang mertua. Ia pun segera menanyakan hal tersebut. "Yang masalah ribut sama mertua, itu kenapa?" "Mamanya pengen banget gue cepet-cepet ngelahirin! Gue kan belum siap hamil. Kenal sama si Om aja kagak." Saras sedikit terkejut. "Lo udah begituan belom, Ra?" Saras tidak bermaksud kurang ajar. Ia hanya penasaran saja. "Ya belom lah! Mana mau gue kalo belum siap. Gue tuh masih muda, masih 20 tahun. Terus tiba-tiba nikah sama orang yang nggak kenal." "Pak Bayu nggak nuntut?" "Enggak. Dia nurut kalo gue minta apapun." Flora tiba-tiba menggenggam tangan Saras. Ia menatap Saras dengan serius. Kali ini Flora akan menceritakan rencananya juga apa hal yang berada di pikiran Flora selama ini. Ia butuh saran d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD