Di hadang Serigala.

1413 Words

Di hadang Serigala Alice merasa lega mendengar penjelasan Amberly, namun tetap waspada. Mereka beristirahat dan tidur di bawah pohon besar, beralaskan daun-daun kering. Rencananya, mereka akan melanjutkan perjalanan saat menjelang pagi tiba. "Tidurlah, aku yang akan berjaga-jaga selama kalian tidur," ucap Arslan berkomunikasi dengan Amberly melalui mata batin. "Terima kasih, Arslan. Selamat malam," balas Amberly. Semilir angin malam menyelimuti tubuh Alice dan putri semata wayangnya. Posisi tempat suci Dandelion yang berada di dataran tertinggi, membuat suhu udara di sana sangat dingin sekali saat malam hari. Alice mengeratkan mantel bulunya, merasakan hawa dingin mulai membelai kulitnya. Dia mencoba bangun untuk melihat keadaan putrinya. Namun, keputusannya untuk membuka mata, membu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD