BAB 16

1661 Words

*** Langit sore menaungi Finka kala ia berada tepat di parkiran bandara. Di sampingnya ada Zira yang setia menggandeng tangannya. “Mama kita ngapain ke sini?” tanya bocah kecil itu penasaran. Matanya menatap Finka ingin tahu. Melihat itu, membuat Finka merasa terhibur. Sosok Zira di tengah ketegangannya bersama Dio benar-benar memberi peranan yang bagus. “Mama lagi nungguin sahabat baik Mama sayang. Kita jemput dia hari ini,” terangnya. Lazira Jayadi masih mengerutkan dahi. Ia tidak tahu jika mama tirinya ini memiliki seorang sahabat. Jangan heran, Zira yang kecil sudah mengerti apa arti sahabat. Ia pernah diberi tahu mama kandungnya dulu. Mama Fina mengatakan bahwa sahabat terbaiknya adalah Mama Finka. Itulah kenapa Mama Fina memintanya untuk menerima Mama Finka sebagai mama barunya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD