Karena tidak bisa memenuhi undangan makan malam bersama keluarga Julieta, dan Saima tahu Rama Mahveen memiliki penerbangan pagi untuk pulang ke Bali, maka dari itu Saima menanyakan kepada Rama apakah ia boleh melakukan panggilan telepon. Dengan senang hati, tentu saja Rama tidak menolak. Malah pria itu mengajak Saima untuk melakukan video call dan Saima setuju. “How’s the dinner? Maaf aku gak ikut,” ujar Saima setelah ia menyapa Rama dan sedikit basa-basi. Saima duduk di sofa, di kamar yang ia pakai untuk menginap di rumah Janied di Bandung. “Seperti makan malam dengan keluarga, Sai,” jawab Rama. “Gimana? Aku gak tahu kebiasaan keluarga presiden.” Rama tersenyum medengar kalimat Saima yang ia yakini adalah gurauan. “Nothing’s special. Keluarga presiden juga manusia. Kita sama aja kal

