BAB 49

1510 Words

Setelah membeli berbagai bunga dan memaksa tak mau istirahat, Saima langsung merapikan semuanya di rumah kaca milik Janied. Sebenarnya ia tidak suka berkebun apa lagi menyortit bunga—melepaskan beberapa duri dan memotong tangkainya lebih pendek agar bisa dimasuke ke dalam vas bunga. 10 tangkai mawar berwarna putih sudah rapi dan cantik berada di dalam vas kaca berukuran tinggi. Saima berniat menaruh itu di meja dekat pintu masuk. Tidak ada alasan khusus, menurutnya menyenangkan saja ketika masuk ke dalam rumah dan disambut segeromblan bunga. Janied suka ide Saima. Meski wanita itu bilang, “Tapi lo tahu kan semua ini akan layu karena besok aja kita pulang?” Namun Janied tidak peduli. Satu hari melihat vas bunga yang didekor Saima, baginya lebih dari cukup. Karena masih ada sisa mawar be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD