Sky berjalan di belakang pemuda yang masih ia anggap sebagai tunangannya itu. Sky berjalan dengan perasaannya yang bercampur aduk. Sky masih takut jika kejadian dua bulan yang lalu terulang lagi. Sky tidak ingin kembali kehilangan Claude. “Kok berenti?” Suara lembut Claude merasuk ke dalam telinga Sky, membuat langkah kakinya yang tanpa sadar terhenti bergerak kembali. “Enggak,” jawab Sky dengan senyumnya. Claude membalas senyum manis gadisnya itu. Jemari Claude bergerak, merapikan anak rambut Sky yang membingkai wajah cantiknya. Sky merasakan hatinya berdesir saat tanpa sengaja kulitnya bersentuhan dengan ujung jari Claude. “Enggak akan ada yang bisa misahin kita lagi.” Claude berujar dengan serius. Matanya menatap lurus ke manik milik Sky yang hari itu tampak sendu. “Gue janji.” Sky

