Bab 15 Seribu Pertanyaan

1098 Words

Selena terbangun menggeliat dengan malas. Ia menguap beberapa kali, namun kelopak matanya masih terasa sangat berat. Walaupun begitu ia memaksakan untuk membuka matanya. Dan betapa terkejutnya ia saat menyadari ia berada di kamar asing yang bukan miliknya. Apalagi kini Sang Pemilik kamar ternyata sedang ada di tempat yang sama. Sayup-sayup Selena mendengar suara Azham terdengar mendesah sesekali, hal itu membuat Selena membuka mata dengan terburu-buru untuk menyaksikan apa yang Azham lakukan. ‘Desahan? Dia lagi ngapain sih?’ batin Selena dengan rasa penasaran, seraya mengerjap-kerjapkan matanya untuk memperjelas pandangannya. “Allah....” ‘Ya ampun, astaga... Apa sih yang gue pikirin? Ternyata dia sedang salat,' pekik Selena dalam hati menutupi wajahnya dengan malu. Lalu terdengar suar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD