Eleven : Back To Danger

2255 Words

“ALENA!!!” Hanin histeris begitu membuka pintu kontrakannya dan wajah kelelahan Alena menyembul di balik pintu. Wanita itu melompat-lompat kecil sambil merangkul penghuni kontrakan sebelahnya dulu. Hanin memekik kegirangan. Sementara itu, Alena boro-boro bisa loncat-loncat. Perjalanan hampir enam jam ini ditempuhnya dengan persiapan yang minim. Tubuhnya kelelahan dan begitu merindukan momen rebahan. “Len, ini beneran kamu, ‘kan?!” Hanin dengan tidak tahu sikon membolak-balikan tubuh Alena kiri-kanan, depan-belakang. Begitu juga dengan wajahnya. Alena hanya bisa berdeham.  “Ihh! Kamu kok gak kasih tau dulu sih mau balik? Kalau aku gak ada atau udah pindah gimana coba?” cerocosnya.  “Kamu gak mandi ya?” tebak Alena, hafal kebiasaan Hanin pas weekend. Wanita itu masih menggunakan baju t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD