Drt! Drt! Suara yang mengganggu itu terus-terusan berbunyi, mengganggu tidur singkat Darius yang baru saja beranjak pulas. Semalam Darius sibuk mencari informasi dari musuh-musuhnya di gedung eksekusi. Ya Darius akui dia tidak hanya sekedar mencari informasi, tapi sekalian mencari hiburan. Hiburan versi Darius. “Argh!” erangnya sebelum menyambar telepon genggam di nakas, matanya belum terbuka sempurna. Kepalanya terasa pusing dan nyaris pecah saat menjauh dari bantal. “Halo!?” terdengar jelas dari nadanya pria itu kesal. [“Darius? Kau di mana?”] Darius mengernyit, lalu menjauhkan layarnya untuk melihat id caller. “Langsung ke intinya, Mark.” [“Aku mendapat informasi bahwa situs yang menerbitkan berita sialan itu berasal dari platform stasiun teve nasional. Gedungnya tidak jauh dari k

