Tujuh MENDEKAT

1688 Words

Luke duduk di ruang tamu dengan Henry sambil berdiskusi sesuatu. Kedatangan Nenek dengan menyusul mereka setelah keluar dari kamar cucunya. “Sekali lagi terima kasih ya, berkat kalian membantu kami” ucap Nenek dengan rasa haru dann raut berterimakasih Luke juga Henry menganggukkan kepalanya “Oh ya, kalian dari mana kalau boleh tahu?” tanya Nenek membuka pembicaraan setelah menawarkan untuk mencoba suguhan yang disajikan Nenek tadi “Mereka dari kota pusat Nek, udah tanya kan tadi” sambar Ara yang sekarang sudah rapi dan duduk di kursi berhadapan dengan Luke “Eh iya kah? Duh maaf Nenek lupa” ucap Nenek “Untung ada kalian tadi, terima kasih sekali lagi” tambah Nenek lagi “Tidak apa Nek, kebetulan saja tadi” jawab Henry dengan senyum tipis di wajahnya Ara yang melihat dan mengamati ked

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD