Hari pernikahan Sahira dan Ardi telah tiba. Dari semalam Sahira tidak bisa tidur karena memikirkan acara esok hari. Pasti semua serba mewah, pikir Sahira senang. Semalaman dia berguling kesana-kemari menanti hari esok dengan tidak sabar sampai-sampai Ardi menggelengkan kepalanya, dia tidak menyangka Sahira akan bertingkah seperti anak kecil sangat tidak sesuai dengan tubuhnya yang seksi dan berisi itu. "Sayang kamu udah siap?" Tanya Lusi, ketika masuk kamar rias. Sahira menoleh lalu tersenyum sangat cantik sekali. Kebaya putih khas adat Jawa sangat cocok sekali di tubuhnya, walaupun di bagian perut agak sedikit membuncit tapi itu tidak membuat penampilan Sahira pudar. "Udah, ma ... " Lusi balas tersenyum, dia masih tidak percaya hari bahagia ini telah tiba. Lusi mendekati Sahira y

