Di belahan timur Tanah Jawa, Kumbara belajar ilmu memanah untuk pertama kalinya. Bersama Mahalini, ia diajak menemui guru Mahalini yang terkenal piawai dalam ilmu memanah yakni Renggo Bergowo yang tinggal tak jauh dari Alas Purwo. Kumbara awalnya hanya mengantar Mahalini untuk belajar memanah, tetapi ia sangat tertarik pula untuk memelajari ilmu itu. “Kau bisa belajar bersamaku, Kumbara. Tentu kau bisa!” Mahalini memberi semangat kepada Kumbara, karena ia merasa sangat gembira ada teman untuk belajar. Renggo Bergowo tahu bahwa bocah ini adalah bocah yang sengaja dibawa Arya Balawa ke Padepokan Tapak Seta*n untuk dicetak menjadi pendekar tangguh, tanpa rasa takut dan bahkan tanpa rasa belas kasih. Pada suatu ketika, Renggo Bergowo membawa Mahalini dan Kumbara menyusur hutan yang lebat,

