Bab 115 Pertolongan Mendadak

2084 Words

Konsentrasi Bagas Jayanata terbelah ketika ia melihat Damar Andaru yang memejamkan mata, siap untuk dibunuh. Sebenarnya, membunuh bukan lah jiwanya. Namun, Brojoseno telah memberi perintah kepadanya untuk membunuh Damar Andaru. Padahal, Damar Andaru dahulu adalah orang yang telah membayarnya dengan harga mahal sebagai pengawal pribadi. Dahulu ia sangat dipercaya oleh Damar Andaru untuk menjamin keselamatannya dari gangguan-gangguan luar. Namun sekarang, justru dia yang ditugaskan untuk menghabisi Damar Andaru. “Lakukan sekarang dengan cepat, Bagas Jayanata! Tunggu apa lagi? Bukan kah kau harus memberikan laporan pada tuan mu bahwa kau telah membunuhku? Kalau perlu, persembahkan kepalaku kepadanya. Aku sudah siap. Mungkin sudah takdirku untuk mati di tanganmu. Kita dulu teman dekat dan sek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD