Bab 85 Senjata Makan Tuan

1796 Words

Wuus! Plaak! Sekelebat energi panas secara tiba-tiba menampar tangan Jalak Hitam yang hendak menyentuh Mahalini. Saking kuatnya, Jalak Hitam terjajar ke samping beberapa langkah. Ia tidak menyangka akan ada orang lain di sekitar lereng gunung kapur itu, padahal sudah jelas-jelas Wiratama dan Bamantara menemui ajal. Jadi siapa tamu tak diundang itu? Jalak Hitam segera melayangkan pandangan ke sekitar, mencari sosok yang telah berani turut campur urusannya. “Jangan berani-berani sentuh gadis itu, Jalak Hitam!” ucap sesosok pemuda gagah yang muncul tiba-tiba dari balik bongkahan batu kapur berukuran besar. Jalak Hitam tentu lebih geram ketika melihat sosok yang menyerangnya adalah seorang pemuda. Ia seperti tidak asing dengan pemuda itu, seperti pernah bertemu tetapi lupa di mana. Ia tida

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD