[HAGIA] . Bukan malam pertama biasa. Itu kalimat yang menandai hari pertama aku dan Sophia sebagai suami istri. Kemesraan kami terpaksa harus berakhir saat aku menerima telepon dari Rudi. "Hari baru menjelang subuh, ada apa Rudi? Kenapa kau menelepon pagi buta begini?" sapaku menyesali panggilannya yang sangat tidak tepat waktu. Kami baru saja (akhirnya) tertidur kurang dari satu jam yang lalu. "Kami baru menerima serangan, Bos!" Demi pedang Excalibur, aku sontak loncat dari tempat tidur! Shopia yang terbaring di lenganku bergerak malas mengubah posisinya, memunggungiku, untung saja dia tidak terbangun mendengar suara kejutku barusan. Kasihan, dia baru bisa istirahat setelah seharian menunggu kepulanganku dengan cemas. "Apa yang tejadi? Serhan? Adam? Bagaimana keadaan mereka?" "Mer

