Ronde 24 : Redwyne (7)

2350 Words

  Melanie hanya terdiam di tempat berdirinya, hingga suatu ketika seseorang berlari melewati tubuhnya dan membuka pintu raksasa di ruangan Herringard. Ada apa ini? Ujar Melanie dalam hati sembari melangkah mengikuti para pria lain yang sudah berdiri diambang pintu ruang prof. Herringard. Ternyata, simpahan darah segar tertumpah di lantai keramik kelabu diruangan pria terpintar di Batavia itu. Sebuah senapan laras panjang tergeletak dan mengeluarkan asap putih yang menguar di udara. Disamping senapan itu, tergeletak tubuh Herringard yang sudah tak bernyawa. Wajahnya menegadah kearah awang-awang dengan luka dibawah dagunya. Lalu dari ubun-ubunnya menetes darah segar, pertanda bahwa kematian baru beberapa menit yang lalu. Tak ada yang dapat mengungkapkan segalanya, segala tentang apa yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD