Part 40

1363 Words

“Mecca, buka pintunya. Mommy mau bicara!” Maita mengetuk pintu kamar putrinya dengan panik. Namun gadis kecil hanya terisak di balik pintu kamarnya. Maita mulai panik lalu mengetuk-ngetuk pintu berulang kali. Meca berlari menjauhi pintu lalu bersembunyi di suatu tempat. “Mecca dengerin Mommy, buka pintunya Mecca!” teriak Maita sambil menggedor-gedor pintu kamar putrinya. Lagi-lagi Maita tidak mendapatkan jawaban dan malah tidak mendengar suara putrinya lagi. “Mecca cepat buka sayang, Mama janji akan membawa Mecca bertemu dengan Daddy,” ujar Maita yang masih berharap mendapatkan jawaban dari Mecca. Maita mundur satu langkah lalu berusaha mendobrak pintu sendiri. “Akh ... sakiit,” rintih Maita karena pintu itu memang keras, dan dengan bodohnya dia merasa kuat. “Mecca buka pintunya s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD