Benci Wanita

1058 Words

Lily yang baru saja melangkahkan kakinya langsung terhenti seketika, saat mendengar suara lenguhan yang tak asing di telinganya. Wanita itu terkejut tatkala melihat Edwin masih duduk di dalam mobil, dan bodohnya ia meninggalkan pria mabuk sendirian, begitu pikirnya. Ada-ada saja, memang. "Astaga naga bonar jadi dua ... Kenapa Om selalu nyusahin sih! Om itu harusnya sadar diri punya badan segede gaban. Ini sih dua kali lipat dari tubuhku. Masa' aku harus gendong, ya gak mungkin dong," gerutu Lily tepat di depan wajah Edwin dengan slogan andalannya. Wanita itu sedikit mencuri kesempatan agar bisa menghirup aroma tubuh pria tampan yang menyandang gelar keriput tersebut. "Hoeek! Om bau banget! Kayak bau tikus kejepit satu Minggu!" Busuk sekali baunya. Lagi dan lagi, Lily mengeluarkan gerutua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD