"Aku udah urus semuanya kamu bisa dengan nyaman tinggal di sini, Leonel juga bakal aman. Ada para Mbak yang bantuin kamu ngurus rumah dan juga para security yang jaga kalian," kata Bryan saat dia mengantarkan Lily pulang ke rumah yang dia berikan pada istri dan anaknya itu setelah Leonel diizinkan keluar dari rumah sakit. Memang bukan pertama kalinya Lily mendatangi rumah itu karena rumah itu memang properti milik sang suami, salah satu aset yang sudah lumayan lama Bryan miliki. "Iya, terima kasih," jawab Lily sambil menghapus air matanya yang tiba-tiba saja mengalir, Bryan memang menepati janjinya tetap mengurus mereka dengan baik bahkan rumah mewah itu dia berikan kepadanya juga berbagai tunjangan yang pastinya tidak sedikit tetapi Lily merasa hatinya begitu sakit karena bukan semua

