bab 243

1445 Words

Dokter di depan Sarah mengangguk begitu melihat si perempuan mengatakan kalimat persetujuan atas ucapannya. Dokter itu menatap serius ke arah Sarah dan ke arah Kiana secara bergantian. Kasus yang dia tangani saat ini cukup serius keadaannya. Sang dokter memiliki kekhawatiran tentang hal ini. Di negara kita, call center bunuh diri masih tidak cepat tanggap. Dokter yang menangani Kiana itu khawatir hal seperti ini terjadi lagi dan nyawa Kiana tak bisa tertolong. “Saya mau bicara serius, Bu Sarah. Apa Bu Sarah bisa ke ruangan saya sebentar?” tanya si Dokter. Sarah terlihat ragu-ragu. Masalahnya Kiana datang hanya dengan ia seorang saja. Jika dia mengikuti sang dokter untuk masuk ke ruagannya dan berbicara, lantas Kiana sama siapa? Melihat wajah ragu-ragu dari wali pasiennya, si dokter ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD