Semua salahku

1628 Words

"Mama ... Mamam ...." Nara tersenyum lalu membuka mulutnya membiarkan Sang Putri menyuapkan potongan biskuit padanya. "Makasih, Sayang," kata Nara pada Sang Putri, bocah itu tersenyum lalu kembali bermain, bocah cantik itu memainkan mainannya yang tergeletak di atas sofa. Nara yang duduk di atas sofa ruang tengah itu menatap sang putri yang berdiri di sebelahnya, kening wanita cantik itu mengerut ketika tiba-tiba baby El membawa mainannya berjalan menjauh. "Sayang mau ke mana?" tanya Nara pada sang putri yang berjalan semakin menjauh ke arah kamar Leonel. "Enen," kata baby El yang selalu memanggil Leonel dengan kata itu Karena dia belum bisa menyebut dengan benar nama sang Paman kecil, Nara dan Maya pengasuhan sang Putri saling bertatapan dengan wajah sedih karena memang baby El

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD