bab 216

1781 Words

“Sumpah, ya. Aku masih enggak nyangka kalau bentar lagi Risa bakalan punya anak. Padahal seinget pikiran pendekku, Risa itu baru aja kemarin mau nikah. Terus kami excited banget nungguin kamu malam pertama sama si om! Eh, tiba-tiba sekarang udah isi aja!” Nara berceloteh penuh kehebohan. Sejak pertama kali menginjakkan kaki ke dalam rumah mewah Risa dan sang suami, Nara tak henti-hentinya berbicara tentang bagaimana bingungnya ia ketika mengetahui Risa hamil; tak henti-hentinya berbicara tentang bagaimana senangnya ia ketika mendengar kabar jika Risa, sahabatnya itu, sedang mengandung buah hati; serta tak henti-henti berteriak heboh dan memberi sahabatnya itu wejangan karena sebentar lagi akan menjadi seorang ibu. Risa dan juga mama tiri Nara sekaligus sahabatnya yang mendengar hal itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD