bab 309

1513 Words

Seharian itu Risa tak bisa menahan rasa senangnya. Semua orang yang bertemu dengannya dari depan lobby kantor hingga masuk ke dalam ruangannya, tak sedikitpun yang tak ia sapa. Rasa senangnya sungguh menular pada siapa pun, dan Risa, jika boleh jujur sempat tak ingin ke mana-mana karena perasaan bahagianya masih membumbung tinggi. Dalam beberapa kasus, misalnya, Risa ingin dia hanya rebahan saja sembari membuat kue atau menonton serial drama korea favoritenya. Sayang itu tak dapat terlaksana sebab Risa mempunyai agenda pekerjaan yang menggunung. “Ris! Ya allah, happy bener sih itu muka!” ujar Nara menyapa Risa di ruangannya. Risa tampak malu-malu. Senyum malu-malunya timbul dan ia merasa tak mampu menyembunyikannya di depan Nara. Begitu pintu ruangan Risa tertutup, dengan segera peremp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD