“Eh, Wak, yaa Allah … nyebut, Wak. Jangan gitu ke keponakan sendiri. Lagian Risa keguguran atau enggak, ‘kan, emang udah takdirnya Ilahi. Uwak sama yang lainnya cuma manusia biasa yang enggak tahu apa-apa, lho. Hati-hati, Wak, nanti omongannya berbalik ke diri sendiri.” Salah seorang sepupu dari keluarga Risa yang lain menempali ucapan sang Uwak. Beberapa Tante yang ada di sana mulai mendekati si Uwa dan mencubit pelan pahanya. Bisikan di telinga sang Uwak diterima tatkala dia ingin mengeluarkan kata-kata tak pantas lagi. “Wak udah ah, enggak baik. Nanti balik ke diri anak-anak kamu, lho. Udah lah, ya. Papanya Risa, ‘kan, banyak banget tuh bantu kamu dan keluarga. Udah, ya,” bisik Tantee Risa. Sementara yang lain juga berbisik hal yang sama. “Iya. Udah ya, Uwak. Ya Allah, nanti takut

