"Bangun Sayang, katanya ini hari penting buat kamu tapi kenapa malah malas-malasan bangun gitu?" kata Kala setengah berbisik pada sang istri tapi bukannya bangun Nara malah masuk lebih dalam ke pelukan sang suami, tempat yang merupakan tempat ternyaman dalam hidupnya setelah mereka menikah. "Ini salah kamu Sayang kenapa semalam bikin aku nggak bisa-bisa tidur, akhirnya sekarang aku masih ngantuk kan," jawab Nara dengan suara setengah bergumam dalam pelukan sang suami membuat laki-laki tampan itu tersenyum manis mengingat ulahnya yang tidak membiarkan sang istri tidur semalam. "Tapi kamu suka kan?" sahut Kala setengah meledek membuat Nara menggulung senyum merasakan darahnya kembali berdesir mengingat kegiatan mesra yang mereka lakukan sebelum tidur menjelang pagi tadi. "Ih, Sayang! j

