Chapter Thirteen: No Meaning Dia begitu dekat namun juga begitu jauh Seperti halnya rembulan, begitu tampak nyata tapi tak bisa kupeluk. MARIENNE Ketukan di Jendela mengejutkanku, menarikku dari mimpi indah. Aku terduduk di pinggir ranjang, masih mengantuk dan terlalu malas untuk berjalan ke arah jendela. Lagipula siapa yang mengetuk jendela di lantai dua?? Ah! Itu dia! Siapa yang mengetuk jendela kamarku? Tak Lagi, kaca Jendela kamarku di ketuk. Sebenarnya itu bukan ketukan, melainkan suara lemparan batu yang mengenai Jendela. Orang kurang kerjaan mana yang melempari jendelaku dengan batu? Berjalan gontai, aku pergi ke arah jendela dan membukanya untuk melihat orang kurang kerjaan itu. Saat ku buka, sebuah kerikil melayang tepat mengenai keningku. "Aw!" Pe

