Selagi Damara dan Denis asyik berbincang, Galaksi terbangun dari tidurnya sambil mengucek mata. Pemuda itu terduduk beberapa saat di atas sofa selagi mengumpulkan nyawa yang masih berceceran di mana-mana. Setengah sadar, atensinya kini beralih ke atas ranjang yang telah kosong. Di mana Damara? Masih dengan muka bantalnya, Galaksi memasuki kamar mandi untuk mencuci wajah, setelahnya pemuda itu berlalu ke luar. Suara bincang-bincang dari arah luar membuat Galaksi sedikit menarik diri. Niat Galaksi ke luar rumah mendadak urung karena enggan bertemu dengan Denis. Iya, Galaksi bisa menebak bahwa suara tawa di luar sana bersumber dari Denis. “Sebelum kartu-kartu di blokir, baiknya Bos segera menarik uang lebih dulu. Kayaknya Pak Yopi bakal blokir kartu-kartu Bos,” ucap Denis ke Damara. Damara

