Bab 45 - Ngambek

1138 Words

“Kenapa seneng banget dapet uang dua juta doang?” tanya Damara dengan raut wajah penuh selidik. Galaksi terdiam sejenak dari acara makannya. Memandang kosong meja makan, kemudian tersenyum miring. Ditatapnya Damara yang kini menaikan sebelah alis, lantas tertawa kecil. “Seneng, lah. ATM sama kartu kredit aku kan diblokir,” jawabnya. Sebisa mungkin Galaksi menyembunyikan semua kebohongannya dalam sikap santai. “Tapi, kan, kamu masih kerja. Yang diblokir cuma tabungan dari papa kamu aja, kan. Bukan hasil kerja keras kamu,” ucap Damara seraya menaikan sebelah alis. Walau pun mereka belum saling mengenal lama, tapi Damara sangat peka terhadap perubahan sekecil apa pun dalam diri sang kekasih. “Uang hasil kerja keras aku nggak begitu banyak, loh.” Galaksi melirik Damara seraya tertawa kecil.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD