"Hujan turun membasahi bumi bersamaan dengan tangis histerisku, saat mengetahui kau akan pergi untuk kedua kalinya. Di saat aku mulai tersadar akan rasa ini." ******* Sesuai janjinya, Saska sudah siap. Jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam, dia sudah mengirimkan pesan kepada Sergio supaya lelaki itu segera berangkat. Saska menaiki taksi, sampai di taman itu dia duduk di bangku yang dulunya menjadi tempat favorit mereka berdua. Di bangku itu ada tulisan nama mereka Ghea-Gio yang sudah memudar karena waktu. Saska menunggu dengan menatap pengunjung taman yang lumayan rame. 15 menit menunggu Sergio pun tiba, lelaki itu menggunakan hoodie navy dan celana jeans selutut dia nampak begitu keren. Sergio duduk di sebelah Saska, lelaki itu tertawa karena menyadari bahwa Saska sedang terpesona

