Shabila benar-benar menikmati pekerjaannya. Dia hanya sebagai pelayan di warung ayam geprek milik salah satu teman Andro. Setidaknya teman-teman di tempat kerjanya lebih baik daripada teman sekelasnya. Karena Andro yang menolongnya, Shabila dikenal di kalangan karyawan sebagai keluarga dari pemilik warung. Itulah mengapa gadis bisa masuk kerja saat pulang sekolah. Walaupun demikian Shabila tidak pernah telat sekalipun dan kalau pulang malamnya gadis itu selalu pulang lebih lama daripada karyawan yang lain. Selain mendapatkan gaji bulanan, keuntungan yang lainnya di dapat Shabila bekerja di sana adalah makan malamnya ditanggung di warung. Kalau ada yang kelebihan dia bisa membawa pulang ke rumah untuk bekalnya ke sekolah besok paginya. Jam sepuluh lewat lima belas menit malam harinya,

