BAB 10

1398 Words

Flashback on "Apa ini, Dek?" tanya Andro menatap amplop coklat di tangan Shabila. "Surat rumah Shabila, Bang! Aku ingin menitipkannya kepada bang Andro. Aku takut nantinya jika tante mempunyai kesempatan, dia akan menemukan surat rumah dan menjual untuk dirinya. Aku tidak ingin itu, hanya ini peninggalan mama untuk ku setelah semuanya diambil tante." "Kamu bisa menyembunyikan di tempat lain. Ini surat berharga Shabila, jangan sembarangan mempercayai orang lain." Shabila menatap tulus ke arah Andro. "Aku percaya kepada bang Andro dan keluarga ini. Kalian yang sangat tulus kepadaku dan nenek, kalian lebih memperhatikan dan menyayangiku dibanding saudara kandungku. Berkat kalian juga aku mampu bertahan hidup,"lirih Shabila yang tidak bisa menyembunyikan kesedihannya lagi. "Sejujurnya,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD