"Jangan menunggu Andra, Shabila," Lirih Andro menatap kasihan kepada Shabila. Shabila membasahi bibirnya, dia memaksakan senyumannya. "Andra akan pergi sangat jauh dan akan kembali cukup lama. Andra berencana melanjutkan pendidikannya sampai S2 di Inggris." "Selama itu,"bisik Shabila. Andro mengangguk pelan." Setelah pendidikannya selesai dia berencana berkarir di sana. Dia mungkin saja tidak akan kembali,"kata Andro melanjutkan. Shabila tersenyum lirih sambil menghapus air matanya."Apa karena menghindari ku?" Andro menggeleng."Tidak, sudah menjadi cita-citanya. Banyak saudara kami tinggal dan berkarir di luar. Andra ingin mengikuti jejak mereka." Shabila menundukan wajahnya. "Berarti aku punya waktu hanya satu bulan lagi untuk melihatnya." Shabila mengadahkan wajahnya ke atas

