Bab 14

1354 Words

Bola mata Shabila membesar menatap fokus ke arah Andra. Dia berusaha mengedipkan mata berkali -kali untuk meyakinkan hatinya kalau dia tidak sedang berhalusinasi. "Andra,"kata Shabila sedikit menganga. "Jangan mengganggu istirahat ku, tutup pintu setelah kau membukanya!" seru Andra menutup matanya lagi. Shabila berdecak kesal karena Andra kembali kepada mood menyebalkannya. Nampaknya pria itu sedikit lebih lembut siang ini dalam pandangan Shabila. Gadis itu nampak menyipitkan mata menyelidik dan merencanakan sesuatu. Mumpung angin Andra sedang baik siang ini. "Andra," panggil Shabila lagi dengan sangat lembut. "Hmmm," Jawab Andra dengan mata tertutup. "Bolehlah aku meminta sesuatu hal padamu? Sebentar lagi kamu akan pergi untuk melanjutkan pendidikanmu. Aku yakin mungkin kita t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD