Kehadiranmu layaknya lirik lagu. Terasa indah bila sesuai dengan suasana hati. "Elva," Tubuh Elva berbalik. Mengikuti sumber suara yang memanggilnya. Kedua manik matanya membulat. Senyum yang sejak tadi hadir kala Dimas menggodanya sontak menghilang. Dalam sekejab Elva sudah kembali seperti yang dulu. Tertutup dan sulit dimengerti. Bahkan ekspresinya pun tidak mewakili apapun. Gadis itu dengan mudahnya mengubah segala apa yang dia rasakan agar tidak ada seorang pun yang tahu. Ini adalah kedua kalianya Elva melihat orang ini setelah kepulangannya dari Paris. Yang pertama saat di hotel tempat dia menginap beberapa hari lalu. Dan kini dia kembali hadir di sini. Di kampus yang sama saat bibit-bibit cinta itu tumbuh dengan seenaknya di hati Elva. "Mas Randhu." ucapnya tanpa ekspresi. Dim

