"Maafkan Tiara, Bu.” ucap Nurma, menundukkan wajahnya. Ia tidak ingin ibu mertuanya itu sampai murka dan memarahi Tiara. “Kenapa Ibu minta maaf? Memangnya Tiara melakukan kesalahan apa?” tanya Tiara, tertuju pada Nurma. Ia paling tidak suka melihat ibunya melemahkan diri di depan neneknya, yang selalu bertindak semena-mena terhadap keluarganya. “Ternyata benar yang Esih katakan. Anakmu ini, sudah miskin masih saja sombong.”ujar bu Ratna menarik sudut bibirnya. “Ibu tidak bisa bayangkan kalau tiba-tiba dia memiliki suami dari keluarga berada. Sudah pasti tambah pongah, dia! Beruntung, yang didekati Fahmi itu Anjani, bukan kamu!” Tiara terbelalak. Rupanya peristiwa yang terjadi antara dirinya dan Anjani, sudah sampai ke telinga neneknya. “Mohon maaf, Nek. Yang Tiara lakukan ini bukan k

