Bab 15 : Kebahagiaan Yang Sesungguhnya

1191 Words

"Happiness is a choice. You can choose to be happy." **** Beberapa menit yang lalu semua telah berkumpul di lorong rumah sakit. Abi, Umi, Razzan, Syafa, dan juga Gufran. Tak ada yang tak mengkhawatirkan Hafna. Mereka harap-harap cemas menanti dokter yang belum juga keluar dari ruangan nan terasa dingin itu. "Hafna sebenarnya kenapa, Nak?" Umi menghampiri Gufran yang tengah duduk lesu di samping Syafa. Umi bertanya lembut seolah tahu bagaimana kondisi pria itu saat ini. Tentu Gufran kalut melihat keadaan sang istri yang tak sadarkan diri disana. "Gufran gak tahu, Mi. Pas Gufran pulang Nana udah pinsan di samping tempat tidur." "Mbak Hafna pasti baik-baik saja, Mas." Timpal Syafa mencoba menenangkan. "Gak usah sok peduli! Muak gue lihat muka lu!" "Razzan jangan bicara seperti itu."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD