Episode 21

3997 Words

Hari berganti hari, dan minggupun berlalu. Dhika dan Kak Natasya bahkan sudah bertunangan dan mereka sudah menentukan tanggal pernikahan mereka. Aku hanya bisa bersembunyi dengan luka yang masih belum mengering dan semakin bernanah. Bukan hanya hatiku, tetapi kondisi tubuhku juga, kondisi tubuhku saat ini mungkin bisa di katakan dalam keadaan sekarat atau kritis. Dokter menyarankan aku untuk mencari donor ginjal, tetapi aku tidak menggubrisnya. Biarkan saja, aku sudah sangat letih dengan semua ini. Aku hanya tinggal menghitung hari kapan waktuku akan habis. Bahkan sekarang tubuhku penuh dengan memar dan lebam-lebam seperti bekas di pukuli. Bukan hanya itu, sekarang hampir setiap jam, aku bolak balik ke kamar mandi hanya untuk memuntahkan isi perutku. Aku juga sudah tak pernah meminum oba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD