"Nggak,,, tolong......tolonggggg !!" teriak Lita terus berontak tetapi ketiga lelaki itu terus menarik kedua tangan Lita menuju pelosokan tumbuhan liar. "Lepasinnnn !! tolongggg..tolonggg..." teriak Lita terus berontak bahkan air matanya sudah luruh. Ketakutan semakin menyeruak di hatinya. 'Apa yang akan terjadi? Tolong......' batin Lita. "Lepaskan dia!" Suara bass nan merdu terdengar di telinga Lita, membuatnya menengok dan melihat Dhika berdiri tak jauh dari mereka. "Dhi...Dhika," gumamnya kaget bercampur senang. "Kalian tuli? Gue bilang lepasin dia!" bentak Dhika. "Siapa lu? mau jadi pahlawan kesiangan? Gak bakalan gue lepasin, ini mangsa kami!" ujar lelaki berbadan besar. "Mangsa?" pekik Dhika seraya berjalan mendekati mereka dengan mengepalkan kedua tangannya. "Lu bilang mang

