Tante Ratihpun di kebumikan keesokan harinya di salah satu pemakaman umum di daerah Bandung. Makam Tante Ratih tepat bersebelahan dengan makam Om ardi, suami dari Tante Ratih. Ratu, Serli dan geng Brotherhood hadir dipemakaman ini. Tak ketinggalan orangtua Dhika juga hadir, saat di kasih kabar semalam oleh Dhika, mereka langsung menuju kota Bandung. Termasuk orangtua Serli dan Ratu yang cukup dekat denganku dan Tante. Dengan pakaian Serba hitam dan kacamata hitam semuanya berada di sekeliling makam Tante Ratih. Aku duduk tepat di samping batu nisan Tante Ratih sambil mengusap tanah merah yang menjadi tumpukan kuburan Tante. Dengan tangis yang terus berurai membasahi pipiku. Kak Dewi duduk di sampingku sambil merangkul bahuku. "Hikz...hikzz... kenapa Tante pergi secepat ini." Aku tak meny

