Episode 16

4726 Words

Hari hariku tanpa Dhika seperti kehilangan secerca cahaya dalam hidupku. Walaupun Dhika tidak pernah berhenti untuk selalu menghubungiku, melalui skype atau media social lainnya. Tetapi tetap saja rasa sepi itu masih menyelimuti hatiku. Saat aku merasakan kesakitan yang luar biasa bahkan saat melakukan cuci darah, pikiranku selalu tertuju ke Dhika. Aku begitu takut sekembalinya Dhika, Lita tidak sesehat saat ini. Kondisinya semakin memburuk padahal sudah rutin melakukan cuci darah. Kemarin siang aku dibantu teman sekelasku untuk bisa bekerja disebuah club malam yang cukup elit dan terkenal di daerah Bandung. Aku terpaksa menerima tawaran itu karena aku sangat butuh tambahan uang, aku tidak ingin mengguNakan lagi kartu yang Dhika berikan. Aku takut Dhika semakin curiga seperti kemarin Dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD