Samantha

1048 Words

Sam membuka kamar Kala. Dia siap menerima apa saja yang akan terjadi di dalam sana. Dia tak membawa senjata untuk perlawanan, karena memang dia tak ingin melawan. Dia akan menyerahkan seluruh hidupnya ke tangan Kala. Sam tertegun saat melihat Kala duduk di sofa, menatapnya dengan sorot mata yang tak bisa dia gambarkan. Dia melihat kekecewaan, melihat kesakitan, dan penderitaan menjadi satu di sana. Sam melangkah pelan. Walau dia sudah mempersiapkan hatinya, tetap saja melihat Kala membuat hatinya terluka. Dia tahu dia yang sudah membuat Kala terluka dan mengecewakan harapan laki-laki itu. Jika saja waktu bisa dia putar, dia akan kembali di saat Kala membawanya ke taman dan menolak pernyataan cinta Kala. Kenyataan bahwa akhirnya dia jatuh cinta terhadap laki-laki itu adalah perkara lai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD