Kala tersungkur di tengah hujan, membuat Andika panik dan membawa Kala ke mobil. Dia mencari kain yang sekiranya bisa membuat Kala hangat. “Ke rumah sakit!” perintahnya dengan cepat. Mereka meninggalkan kuburan Sam dan membawa Kala secepatnya ke rumah sakit. “Ke UGD terdekat!” perintah Andika karena di sana tidak ada cabang terdekat dari Garda Medika. Setelah menemukan UGD terdekat, Andika membiarkan Kala ditangani oleh dokter dan paramedis. “Aku berada di daerah Bogor. Cepat kirimkan ambulans ke koordinat yang kukirimkan,” katanya di telepon kepada Dewi. Dewi yang mendapat laporan dari Andika tak perlu bertanya ada apa selain mengirimkan apa yang harus dia kirimkan. “Maaf, apakah temannya akan dirawat di sini?” tanya salah seorang perawat. “Oh, tidak, saya akan membawanya ke rumah

