Brahma sedang uring-uringan di kediamannya. Orang-orangnya terbunuh di Malang dengan sia-sia. Sekali lagi dia gagal menunjukkan bahwa mereka bisa membuat Ludira tumbang. Nyatanya, dialah yang tumbang sekarang. Krisna dan Genta bahkan sudah memberikannya peringatan. Genta yang sekarang memegang takhta Nagasastra sudah memberinya ultimatum. Delapan orangnya mati sia-sia dibantai oleh Wana. Ujung tombak Ludira itu ternyata tak bisa diremehkan. Dia bahkan terang-terangan menunjukkan wajahnya di CCTV. Itu berarti Wana menyatakan perang terbuka. Walau kemungkinan Wana tidak tahu siapa di balik itu semua, tapi dengan menampakkan wajahnya, maka Wana mengirimkan sinyal peperangan. Brahma sudah membentak beberapa anak buahnya hari ini. Dia akan membalaskan dendam ini. Tanpa terkecuali. Kirana m

