Bab, 26. Persiapan pertunangan.

1003 Words

Seperti apapun Anjani mengelak dan mencoba membohongi perasaannya, ia tetap tahu akan adanya perpisahan ini. Kali ini, egonya kalah dengan kenyataan meski ia tahu pria itu memang memiliki perasaan padanya. Perasaan itu tidak mendalam, tapi juga tidak bisa di abaikan. Hanya ada keberanian yang menunggu Aji untuk menentukan pilihannya yang sangat berat. Pagi hari tiba, dan dunia Anjani tidak lagi sama... Hatinya tertinggal, dan ia sulit untuk kembali seperti semula. Airmata kini mulai sering tumpah ruah tanpa alasan yang jelas. Bu Romlah yang baru kembali datang ke kamar putrinya tampak meletakan semua makanan yang ia antarkan di meja nakas di kamar besar putrinya. Wanita itu duduk di pinggir ranjang dan mulai menatap ke arah putrinya dengan sangat lembut. "Sarapan dulu, Nak. Masih a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD