Bab, 9. Mancing!

1021 Words

"Mas?" panggil Anjani. "Hm?" Aji yang tengah memeluk Anjani akhirnya hanya menjawab singkat saja. Anjani memperhatikan wajah pria tampan itu, wajah yang sekarang ada di hadapannya tampaknya terlihat sangat tampan, dan memberikan debaran yang lama tidak ia rasakan. "Mas, hari sudah mulai sore. Pulanglah, aku takut orangtuamu mencarimu." ujar Anjani. Mendengar hal tersebut, Aji menatap ke arah Anjani dengan tatapan yang sungguh menggetarkan hati Anjani sekali lagi. "Bukan bermaksud mengusir kamu, tapi... tolong dengarkan aku. Kalau kamu ketahuan ada di sini sampai Pak RT datang, maka akan jadi masalah besar." ujar Anjani. Awalnya Aji diam dan ia akhirnya kembali memeluk tubuh Anjani, lantas..., Aji kembali melumat habis bibir Anjani cukup lama dan kali ini lebih menggebu. "Baikla

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD