Aji sampai menelan ludah saat ia melihat sesuatu yang terlihat menggelikan di dalam ember. "Cecep, bukankah ini anak katak?" tanyanya dengan ekspresi wajah yang mulai pucat. "Iya, namanya kecebong kalau Orang Jawa bilang. Ukuran yang sejari jempol itu bisa di masak kok." ujar Cecep sembari memunguti sesuatu di pinggir sungai. Dan saat Aji melihat ke arah tangan Cecep, ternyata pria itu mengambil keong mas yang bisa dikonsumsi. Geli melihat kecebong yang ada di ember tampak berenang-renang di ember tersebut, akhirnya Aji mengambil ember lalu membuang semua isi dalam ember tersebut. "Loh, mas! Kok dibuang sih?!" Cecep yang melihat buruannya dibuang akhirnya marah dan wajahnya tampak masam saat menatap ke arah Aji. "Kamu ini gila, ya?! Bisa-bisanya kamu menkonsumsi hal menggelikan sep

